

Saat menyerahkan pendistribusian program Baznas responsif insentif guru honorer SD dan SMP swasta Kabupaten Lombok Timur pada Kamis, 11 September 2025 kemarin, Bupati H. Haerul Warisin, menyebut bahwa tugas seorang Bupati ialah berfikir bagaimana cara mencari uang untuk mensejahterakan warganya.

“Tugasnya bupati itu berfikir dan mencari uang, bukan pencitraan” tegas Bupati yang karib disapa H. Iron ini.

Dia juga tidak ingin keliling pencitraan ke masyarakat, tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Maka dari itu, dirinya bolak balik ke jakarta agar bisa intervensi program dari pemerintah pusat.

“Hanya dijakarta kita minta bantuan, atau uang. Jadi yang bisa bantu kita itu, menteri menteri dan menteri,” lugasnya.

Selain itu, Ia juga mengutarakan keinginannya untuk selalu memberikan yang terbaik untuk masyarakat Lombok Timur.

Selain itu, Ia juga mengutarakan keinginannya untuk selalu memberikan yang terbaik untuk masyarakat Lombok Timur. “Saya ingin bekerja untuk rakyat, untuk anda-anda” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan